KANTOR POS. Yang Menghilang dari Wajah Kota.

Kantor Pos barangkali kurang laku saat ini, terutama untuk jasa mengirimkan kartu ucapan selamat. Sekarang, ucapan selamat tahun baru, Idul Fitri atau Natal sudah biasa di’broadcast’ melalui telepon genggam atau kerap lewat sms. Namun demikian, ucapan yang unik dan berkesan ternyata masih diinginkan. Kartu pos atau kartu ucapan berlipat dalam amplop masih menjadi pilihan bagi sebagian orang.

Tidak hanya karena fungsinya sebagai jasa pelayanan publik, kehadiran Kantor Pos dalam sebuah kota penting juga karena fungsinya sebagai tengaran urban. Dalam sejarah perkembangan kota-kota, paling tidak di Jawa, Kantor Pos adalah bagian dari aktivitas kunci ketatanegaraan dan perdagangan sehingga lokasinya cukup strategis dalam ‘city fabric’. Selain itu, arsitektur bangunannya pun cukup berbeda secara signifikan sehingga fisiknya dapat menjadi penanda sebuah lokasi.

Tentu yang saya bicarakan barusan berlaku untuk Kantor Pos Besar atau Kantor Pos Pusat sebuah kota. Bagaimana dengan Kantor Pos Cabang di setiap Kelurahan?

Menjelang Natal 2014 lalu, saya mencari Kantor Pos di area Kelurahan Lubang Buaya dan Pinang Ranti untuk mengirimkan beberapa kartu ucapan kepada beberapa keluarga di Jogjakarta dan sahabat di Eropa. Karena lokasinya yang kerap berganti, saya ragu. Sialnya juga, keberadaan mobil pos keliling sudah menghilang dari ‘urban fabric’. Akhirnya saya ke Cililitan Besar. Dari terminal jalan kaki ke arah Ramayana, dan sesekali bertanya pada pedagang dan tukang ojek.

Menggembirakan, ketika Kantor Pos masih hadir dalam ingatan spatial warga, walau ternyata lokasinya ada di dalam gang. Saya menemukan tanda petunjuk lokasi di mulut Gang Kelapa Gading V.

image

image

image

image

***

Sayangnya, hanya ada satu jenis perangko yang dijual, yaitu pecahan tiga ribu rupiah. Padahal, ongkos kirim ke Berlin sebesar tujuh ribu rupiah saja. Selain itu, gambarnya membosankan.

image

image

image

***

Singkat kata, Kantor Pos sebagai elemen pelayanan publik punya banyak potensi untuk dikembangkan menjadi identitas ruang dan tempat. Fisiknya dapat menjadi bagian dari proses merajut ingatan kolektif warga.

Advertisements